Berdasarkan berbagai diskusi dan input dari para alumni maka tahun ini pemberian ISLA Award akan diberikan dengan beberapa perubahan substantif, yaitu dua kategori.
1. Organisasi, yaitu organisasi yang telah berkontribusi bagi pengembangan Kelautan melalui penerimaan staf atau karyawan yang berasal dari alumni Ilmu Kelautan Unhas. Penilaiannya dapat berdasarkan jumlah yang direkrut maupun komitmen pada penguatan kapasitas alumni Kelautan Unhas, bisa kedua-duanya atau salah satunya.
2. Individu, yaitu seseorang yang telah mengangkat, memperkenalkan, mengembangkan dan berkontribusi dalam memajukan bidang Kelautan baik lokal, regional, nasional maupun internasional.
Sebagai gambaran awal, setelah menimbang berbagai input dari alumni yang pengurus kirimi email maka disebutkan beberapa nama yang dapat dipertimbangkan untuk diberi skor penilaian untuk diseleksi sebagai penerima ISLA Award 2012. Adapun nama tersebut adalah:
Kategori Organisasi:
Pemkab Wakatobi, Pemkab Pangkajene Kepulauan, Pemkab Bulukumba, Pemkab Selayar. Ada lagi, selain Pemkab atau organisasi pemerintah dapat pula organisasi non pemerintah, ada ide?
Kategori Individu:
Ir. Hugua, Dr. Sudirman Saad (Dirjen P3K), Andi Januar Jaury (anggota DPRD Sulsel), Syafyudin Yusuf (Dosen Kelautan Unhas), Prof Jamal Jompa (Dosen Unhas), Drg Benedicta Wayan (Dokter Spesialis Mata di Bangka Belitung), Jowvy Kumala (SAC Makassar). Ada lagi?
Lalu apa tugas alumni untuk ISLA Award?
Berdasarkan beberapa nama di atas maka dimohon input, ide atau pilihan alumni untuk kemudian Pengurus/Panitia khusus meranking sesiapa yang masuk 3 nominasi teratas. Seleksi terakhir akan memilih satu mewakili organisasi dan satu mewakili individu.
Seleksi penerima ISLA Award ini selama dua bulan (April-Mei 2012) dan diharapkan hasil pemilihan akan diperoleh pada akhir bulan Mei 2012. Penyerahan ISLA Award akan dijadwalkan pada bulan Juni 2012 di Makassar/Jakarta.
Yang bisa memberi suara atau mengusulkan kandidat adalah alumni Ilmu Kelautan Unhas.
Bisa kan?
Ayo sebutkan dan vote!


saya memilih : Prof Jamaluddin Jompa. karena dedikasi terhadap pengembangan ilmu kelautan dan pembangunan bidang kelautan Indonesia.
Saya memilih bapak Hugua, karena refleksi pemikiran dan kebijakan serta tindakan ..yg dilakukannya selama ini membuktikan bagaimana kelautan menjadi agenda dan program pembangunan yg nyata dan bermanfaat
Saya memilih Hugua,karena refleksi pemikiran, kebijakan dan tindakan yg dilakukan mencerminkan bgm kelautan menjadi agenda dan program pembangunan yg nyata dan bermanfaat
Untuk kategori individu, saya mengusulkan bapak Nursamran Subandi. Walaupun baru lagi bertemu dengan beliau tapi beliau termasuk orang yang sangat antusias dalam meminimalisir kegiatan destruktif fishing di Indonesia.
lembaga survey kelautan misalnya nypah, Lemsa, ykl dsb….
atau mungkin lembaga-lembaga kelautan yang dibentuk oleh teman2 di wilayah indonesia lainnya…..
Setuju dgn Kak Iful..
Sy memilih Pak Prof. Jamaluddin Jompa atas dedikasix trhadap pengembangan Kelautan secara nasional..